Double Decker: Bus Tingkat yang Sempat Ngetren di Tahun 1980an

Namanya double decker, bus dua lantai yang bisa mengangkut banyak penumpang jika dibandingkan dengan bus tunggal. Dulu sekitar tahun 1980an, bus ini sempat ngetren di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Semarang, Surabaya,dan lainnya. Tetapi, penggunaannya pernah dilarang di Indonesia sebelum akhirnya muncul lagi belakangan ini.

Yuk kita intip bagaimana perjalanan bus double decker ini dari masa ke masa dengan scroll ke bawah.

Ini Loh Sejarahnya

(Image by 99 Percent Invisible)

Bus double decker ini pertama kali dioperasikan di Prancis dan Inggris pada 1847. Pada saat itu bentuknya masih berupa transportasi beratap yang ditarik dengan kuda. Orang-orang yang menggunakan bus ini hanya membayar separuh dari tarif yang biasanya harus mereka bayar jika memakai bus biasa.

Dulunya, bus seperti ini tidak populer karena sempit. Tetapi pada tahun 1852, mulai diperkenalkan bus double decker yang lebih luas yang bisa menampung hingga 42 orang dan ditarik dengan 3 ekor kuda. Bus yang ditarik dengan kuda ini menjadi favorit banyak orang hingga kemudian ditemukan mesin pada era Perang Dunia I. Nah, sejak saat itu bus double decker bermotor pun mulai dikembangkan.

Pernah Jadi Alat Transportasi Umum di Indonesia

(Image by Abadi Kini)

Di Indonesia bus double lebih dikenal dengan nama bus tingkat. Pertama kali dikenalkan di Indonesia pada 1968, bus tingkat pabrikan Inggris yang dinamakan Leyland Titan ini dijadikan alat transportasi dengan rute Blok M-Salemba-Pasar Senen sejak 1968 hingga 1982.

Lalu ,pada tahun 1983 Leyland Titan ini digantikan dengan Leyland Atlantea yang lebih canggih dan mampu menampung hingga 106 penumpang. Bahkan pintunya pun sudah bisa membuka dan menutup sendiri loh. Bus tipe inilah yang kemudian dioperasikan di kota-kota lainnya juga seperti Semarang dan Surabaya. Selain Leyland, ada juga bus Volvo yang bisa membawa penumpang hingga 100 orang.

Sayangnya, saat ini kita hampir tidak pernah melihat bus tingkat lagi. Pada tahun 1990an, bus ini jarang sekali diminati dan minim penumpang. Operasinya pun dihentikan karena mesin bus yang sudah uzur dan kondisi kota yang macet membuat bus ini sulit melakukan manuver dan lambat.

Hmm…sayang sekali ya. Tapi, tenang saja kamu masih bisa kok merasakan serunya naik bus tingkat dengan naik bus tingkat antar kota atau provinsi atau bus pariwisata tingkat. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *